Bagaimana Pebisnis UKM Meningkatkan Penjualan?

UKM atau Usaha Kecil dan Menengah merupakan badan usaha yang kekayaan bersihnya paling banyak 200 juta rupiah. Badan usaha yang berbentuk usaha perorangan dan tidak berbadan hukum ini umumnya berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan. Sama seperti badan usaha pada umumnya, UKM juga berhak mendapatkan keuntungan. Bahkan, pebisnisnya bisa menerapkan strategi untuk meningkatkan penjualan? Tahukah Anda bagaimana pebisnis UKM meningkatkan penjualan? Yuk, lihat di bawah ini.

Tawarkan pelayanan prima

Pelayanan berkualitas, optimal, dan maksimal yang diberikan untuk konsumen menjadi strategi yang bisa diterapkan oleh pebisnis UKM agar dapat meningkatkan penjualan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sebagian besar konsumen akan kembali membeli produk di tempat yang sama ketika ia merasa telah dipuaskan oleh penyedia produk. Nah, kesetiaan konsumen inilah pada akhirnya membuat penjualan meningkat untuk jangka panjang.

Bergabung di Grosir Bersama

Selain daripada itu, pebisnis UKM juga bisa ikut bergabung di Grosir bersama atau GBC. GBC akan membantu pebisnis UKM dalam mempromosikan dan menjual produk. Akan ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh pebisnis UKM ketika bergabung dengan Grosir Bersama selain dapat memperluas pangsa pasar sehingga dapat meningkatkan penjualan. Di antaranya: tidak perlu lagi mengeluarkan biaya iklan, tidak perlu mengeluarkan biaya dan tenaga untuk packing, tidak perlu membuat dan mengelola website sendiri, dan masih banyak lagi.

Tingkatkan brand produk

Hal lain yang bisa dilakukan pebisnis UKM untuk dapat meningkatkan penjualan adalah dengan meningkatkan brand produk terlebih dahulu. Ingat, ketika brand produk telah menjadi top mind konsumen, tentunya ia akan memilih produk tersebut daripada produk lainnya. Tapi, bagaimana caranya? Dengan memanfaatkan akun sosial media, email, mobile marketing, dan lain sebagainya.

Tips Menjadi Pemilik Situs Perdagangan

Tidak dapat dipungkiri saat ini keberadaan internet memberikan banyak kemudahan bagi perusahaan, sebut saja dalam hal promosi. Untuk dapat menginformasikan, mengkomunikasikan, atau memperkenalkan produknya pihak perusahaan memanfaatkan website,  sosial media, email, atau lain sebagainya.  

Namun sayangnya, tidak semua perusahaan memiliki kemampuan (pengetahuan atau keuangan) untuk dapat mempromosikan produknya lewat internet. Nah, kondisi inilah yang bisa Anda manfaatkan sebagai peluang bisnis menjanjikan. Maksudnya? Yup, Anda bisa menjadi pemilik situs perdagangan.

Tugas Anda adalah membantu pelaku bisnis dalam memasarkan produknya melalui internet sehingga berpotensi untuk mendapatkan pangsa pasar yang luas, go international, membantu menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat, dan lain sebagainya. Bagaimana tertarik? Simak beberapa tips di bawah.

Pilih sektor perusahaan bukan personal

Pastikan bahwa Anda menetapkan aturan bahwa hanya perusahaan, supplier, distributor, agen, atau pabrik saja yang bisa bergabung dalam situs perdagangan Anda bukan individu. Mengapa demikian? Apa alasannya? Alasannya tidak lain agar para pengunjung situs Anda mendapatkan keamanan transaksi. Dengan begitu, pengunjung akan sangat mengandalkan situs Anda untuk ingin mencari tahu produsen yang menawarkan produk yang dibutuhkan dan diinginkan.

Cari tenaga kerja berkompeten

Selain daripada itu, yang harus Anda lakukan adalah dengan merekrut tenaga kerja yang berkompeten. Dalam artian, pelamar kerja haruslah memiliki keterampilan tertentu. Salah satunya adalah keterampilan dalam SEO atau Search Engine Optimization dimana dapat membuat situs perdagangan Anda berada pada posisi strategi di mesin pencari.

Agar situs perdagangan Anda cepat dikenal secara luas, Anda juga harus menggencarkan promosi baik melalui internet, koran, sosial media, maupun melalui seminar yang membahas akan pentingnya bergabung di situs perdagangan.